Ternyata Ini Beda Kaca Laminasi dan Kaca Tempered

Dari berbagai jenis kaca, ternyata kaca tempered dan laminasi adalah yang sering dipakai terutama pada bangunan bertingkat. Walaupun sepintas terlihat mirip bahkan sulit membedakannya, namun ternyata banyak perbedaan keduanya yang wajib diketahui. Jadi ketika membeli tidak salah pilih, dan bisa dimanfaatkan sesuai kebutuhan.

Beda Kaca Laminasi dan Kaca Tempered

Perbedaan Utama Kaca Laminasi dan Tempered

Mari kita kupas secara detil apa saja perbedaan signifikan dari kedua kaca, yang memiliki ketebalan lebih maksimal jika dibandingkan jenis kaca lain ini. Berbagai perbedaan antara kedua jenis kaca yang satu ini dapat dilihat dari berbagai aspek. Berikut informasinya untuk Anda.

Proses Pembuatan

Kaca laminasi dibuat dengan proses memadukan dua jenis kaca, dengan cara ditempel dan ditekan pada suhu tertentu. Sedangkan kaca jenis tempered dibuat dengan cara memanaskan kaca pada suhu hingga 700 derajat celsius, kemudian langsung didinginkan dengan cara menyemprotkan udara dengan suhu di bawah 100 derajat celsius. Pada proses pembuatan ini kaca laminasi membutuhkan proses lebih singkat jika dibandingkan dengan tempered.  

Kegunaan

Kaca laminasi lebih banyak digunakan untuk eksterior bangunan, seperti curtain wall, bagian jendela pada gedung, dan rumah toko. Selain itu juga untuk ruangan yang ingin dibuat kedap suara seperti studio musik. Sebab kaca ini punya lapisan berbahan polyvinyl yang meminimalisir masuknya suara ke dalam ruangan.

Beda dengan kaca jenis tempered yang biasanya dipakai untuk interior seperti pintu ruangan, kanopi rumah, dinding kaca pada berbagai jenis bangunan seperti kantor, showroom hingga pusat perbelanjaan. Selain itu juga dipakai sebagai material pembuatan meja kaca untuk ruang tamu dan kantor.

Ketahanan

Kalau dibandingkan dengan jenis kaca lain, kedua kaca ini punya ketahanan lebih maksimal. Tapi kalau dibandingkan keduanya, maka kaca jenis tempered punya ketahanan lebih baik. Bahkan berdasarkan uji coba yang dilakukan, kaca ini lebih tahan dan kuat lima kali lipat jika dibandingkan kaca lainnya termasuk kaca laminasi.

Kelebihan

Kaca laminasi punya kelebihan dalam hal meminimalisir masuknya sinar ultraviolet yang berbahaya bagi kesehatan. Selain itu juga menjadi bahan kedap suara yang baik untuk digunakan di berbagai ruang termasuk kendaraan.

Sedangkan kelebihan dari kaca tempered adalah tahan terhadap cuaca ekstrim, baik itu panas berlebihan maupun dingin. Selain itu juga tidak mudah terbakar dan pecah. Wajar jika banyak yang memanfaatkannya meskipun harus merogoh kocek lebih dalam jika dibandingkan membeli kaca jenis lain.

Variasi Warna dan Ukuran

Kaca laminasi memiliki variasi warna lebih banyak ketimbang tempered. Begitu juga dengan ukuran yang memiliki 12 varian tebal dan panjang. Sedangkan tempered hanya punya tujuh varian ukuran dengan warna yang juga sangat terbatas. Namun soal pilihan, keduanya tetap banyak dipilih sesuai dengan kebutuhan masing-masing konsumen.

Efek Jika Pecah

Walaupun tidak mudah pecah, namun efek jika pecah kedua kaca ini sangat berbeda. Kaca laminasi jika pecah tidak akan berhamburan membentuk pecahan kaca seperti jenis kaca lain, namun tetap melekat pada rangka kaca tersebut. sedangkan kaca tempered jika pecah akan berbentuk butiran kecil yang tumpul dan akan berserakan namun tidak berbahaya dan tidak akan menyebabkan luka.

Itulah penjelasan penting tentang perbedaan antara dua jenis kaca yang paling dicari saat ini, yaitu kaca laminasi dan tempered. Mungkin sepintas terlihat sama, tapi ternyata banyak hal mendasar yang membedakan keduanya. Mulai sekarang Anda tentu tak akan salah pilih lagi saat mencari kaca yang tepat!

This entry was posted in Dekorasi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *